Sunday, July 25, 2021
Home Berita Apa yang Dimaksud dengan Peer to Peer Lending?

Apa yang Dimaksud dengan Peer to Peer Lending?

Dalam dunia usaha terutama di fintech (financial technology) peer to peer lending atau P2P lending bukanlah hal yang baru. Apalagi semakin lama, di era yang semakin modern ini, penggunaan P2P semakin banyak. Untuk lebih tahu lagi, mengenai P2P lending, simak ulasan berikut ini.

Pengertian Peer to Peer Lending

Peer to peer lending merupakan wadah atau tempat atau suatu media yang disediakan perusahaan untuk menyatukan atau mempertemukan secara langsung peminjam dengan yang memberi dana tanpa perantara seperti bank. Bisa dikatakan juga jika P2P lending merupakan metode untuk memberikan pinjaman uang ke bisnis atau individu ataupun sebaliknya untuk keperluan bisnis/individu.

Dengan adanya p2p lending investasi ini memungkinkan Anda sebagai pengaju atau orang yang mengajukan pinjaman atau yang memberikan pinjaman terhubung secara langsung dengan sistem online. Sehingga tidak ada perantara seperti bank yang akan menghubungkan Anda dan pihak kedua. dari penjelasan tersebut bisa dikatakan jika P2P lending adalah marketplace namun dipergunakan untuk kegiatan pinjam meminjam dana.

Walaupun begitu, pengoperasian fintech yang menggunakan sistem peer to peer lending Indonesia terbaik ini tetap harus mendapatkan ijin dari OJK. Otoritas Jasa Keuangan atau OJK mengatur mengenai P2P lending sesuai dengan POJK 77/2016. Sehingga apakah fintech tersebut disebut menggunakan sistem P2P, maka Anda harus melihat apakah fintech tersebut memiliki 4 hal berikut ini:

1. Registrasi Keanggotaan

Baik pemberi atau penerima pinjaman harus melakukan registrasi terlebih dahulu lewat cara online dengan menggunakan device seperti komputer ataupun smartphone.

2. Pengajuan Pinjaman

Pengajuan pinjaman yang dilakukan oleh penerima pinjaman. Nantinya, pemberi pinjaman akan memilih siapa penerima pinjaman yang akan didanai.

3. Pelaksanaan Pinjaman

Ditandai dengan penandatanganan perjanjian untuk pinjam meminjam. Di tahapan ini, pemberi pinjaman akan memberikan dana sesuai dengan yang diajukan peminjam dan peminjam akan menerima dana sesuai yang diajukan.

4. Pembayaran Pinjaman

Penerima pinjaman harus membayarkan dana pinjamannya ke pemberi pinjaman.

Sistem Kerja Peer to Peer Lending

Sebelum mengetahui bagaimana sistem kerja secara keseluruhan pada peer to peer lending syariah Indonesia maka Anda harus tahu terlebih dahulu bagaimana jika Anda merupakan peminjam ataupun pemberi pinjaman (investor).

Ketika Anda berada di posisi peminjam atau orang yang hendak mengajukan pinjaman, maka Anda harus mengunggah dokumen yang diperlukan untuk pengajuan dana tersebut. Masing-masing fintech yang menggunakan sistem P2P memiliki ketentuan yang berbeda-beda sehingga Anda harus memperhatikan hal tersebut sebelum mengunggah dokumen.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

DOOgether Aplikasi Olahraga di Rumah: Tips Aman Berolahraga Saat Masa Pandemi

  Hadirnya pandemi virus corona ini memang membawa dampak yang tidak bisa dianggap ringan. Dampaknya tidak hanya di sektor kesehatan saja, karena hampir semua sektor...

USAHA JASA PRINTING ITU MUDAH! YUK PENGGUNA PADI UMKM TERAPKAN CARA BERIKUT INI

Hal pertama yang harus dilakukan untuk memulai usaha jasa printing yang dikutip dari buka warung com adalah menentukan segmen pasar. Tentukan apakah Anda akan...

Cara Mengolah Daging Sapi dengan Benar dan Tetap Bergizi

Daging sapi merupakan sumber nutrisi penting, seperti protein dan mineral. Namun, daging sapi juga bisa menjadi sumber lemak dan kolesterol jahat. Cara mengolah, cara...

Rincian Biaya Tak Terduga saat menggunakan Rental Mobil

Bila anda hendak menggunakan layanan rental mobil di Jakarta, pastikan membaca secara menyeluruh cetakan kecil artikel ini dan jangan lupa untuk bertanya secara detil...

Recent Comments